Tips (Cara) Menghentikan Cyberbullying
Anak & Pengasuhan , Remaja / 14 October 2017

Pasti tersiksa sekali rasanya menjadi sasaran/target cyberbullying. Kamu tidak ingin ini terus berlangsung, bukan? Nah, karenanya jangan melemah dan menyerah, ada kok cara menghentikan cyberbullying. Kamu memang harus menguatkan dirimu, tetapi kamu juga harus bersedia melibatkan pihak-pihak di luar dirimu untuk membantu mengakhiri tindakan

Apa Pengertian Cyberbullying dan Bagaimana Bentuknya?
Anak & Pengasuhan , Remaja / 13 October 2017

Apa Itu Pengertian CyberBullying • Belakangan ini, bullying (baca juga: Apa itu Bullying di sini) juga dilakukan dengan bantuan teknologi (mis. telepon seluler, tablet, komputer). Jejaring media sosial seperti facebook dan twitter seakan ‘mengkhianati’ tujuan awalnya yang mulia untuk mempererat hubungan antar manusia. Setiap orang bisa menjadi siapa saja dibalik topeng akun (account)-nya. Akibatnya, kata-kata negatif berhamburan tanpa dipikirkan dulu secara mendalam apa akibatnya bagi diri, atau orang lain yang membacanya. Nah, dengan perkembangan media elektronik ini, maka sekarang ada yang namanya cyberbullying, yaitu perlakuan kasar yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang, menggunakan bantuan alat elektronik yang dilakukan berulang dan terus menerus pada seorang target yang kesulitan membela diri (Smith dkk, 2008)*. Singkatnya, cyberbullying adalah bullying yang dilakukan melalui bantuan internet atau telepon seluler berikut piranti-pirantinya secara berulang-ulang dan terus menerus.   Bentuk-Bentuk Perilaku yang Termasuk CyberBullying Berikut ini adalah beberapa praktek cyberbullying yang sering dilakukan: Melakukan missed call (baca: panggilan telepon sekejap) berulang-ulang Melakukan panggilan telepon yang bernada mengejek atau mengancam Mengirimkan sms atau email berisi hinaan atau ancaman Menyebarkan gosip atau berita burung yang tidak menyenangkan lewat sms, email, status updates, atau komentar di jejaring sosial (facebook, twitter, google+, dll) Pencuri Identitas Online. Membuat akun (account) dan…

Apa yang Mesti Kamu Lakukan Jika Di-Bully
Anak & Pengasuhan , Remaja / 12 October 2017

Kamu tidak boleh diam saja jika di bully, diancam, diintimidasi seperti itu. Memang, tidak mudah melawannya sendiri, bahkan meskipun kamu mendapat dukungan dari teman-teman kamu. Oleh karenanya, kadang satu-satunya cara untuk menghentikan siklus bullying adalah dengan melaporkannya pada orang dewasa atau pihak yang berwenang. Bullying bisa jadi akan terus terjadi jika kamu tidak melakukan hal ini. Laporkan Aksi Bullying Jika di bully, katakan pada guru yang kamu percayai di sekolah. Tak peduli dimana bullying ini terjadi: di sekolah, di luar sekolah, atau di internet, para guru pasti ingin menghentikan bullying jika mereka mengetahuinya. Ceritakan pada ayah, ibu, paman, saudara atau teman yang kamu yakin mau mendengarmu dan bisa memahamimu. Mintalah mereka untuk membantumu mengatasi masalah ini. Melaporkan pelaku bullying tidak membuatmu jadi loser atau pengecut atau pihak yang lemah. Bullying adalah masalah serius. Dengan melapor, kamu mungkin justru menyelamatkan anak/remaja lain yang akan jadi target atau sasaran bullying selanjutnya. Jika di bully… Catat Bukti Bullying dan Kronologi Jika di bully di internet (media sosial seperti facebook, twitter, path, dll), telepon atau sms, simpan serangan-serangan itu dalam bentuk foto, tulisan, suara, atau file digital (misal print screen atau screen shoot). Jangan lupa catat tanggal dan waktunya. Tunjukkan pada guru, orang tua,…

Bullying Itu Kejam! Ketahui Dampaknya Sekarang
Anak , Remaja / 11 October 2017

Ketahui Dampak Bullying Bagi Kesehatan Mental • Betapa kejamnya bullying, efeknya tidak hanya dirasakan oleh target (seseorang yang di-bully), tetapi juga orang-orang melihat aksi bullying, dan bahkan, para pelaku bullying itu sendiri! Ngeri ya? Yuk kita telusur satu per satu. Dampak Bullying pada Target yang di-Bully Anak/remaja maupun orang dewasa yang menjadi target bullying biasanya akan mengalami gangguan kesehatan fisik, kondisi mental, penurunan prestasi sekolah/kerja, dan pergaulan sosialnya. Wujud nyatanya adalah: Sakit, mudah sakit dan tidak enak badan Kehilangan nafsu makan Semangat belajar menurun, prestasi sekolah/kerja merosot tajam Tidak bersemangat melakukan kegiatan yang tadinya disukai Enggan berangkat sekolah/kerja atau jadi sering membolos Sakit perut berulang Sakit kepala berulang Gatal-gatal eksim Asma akut Susah tidur atau sering mimpi buruk Mudah merasa takut Tidak percaya diri Muncul keinginan mem-bully sebagai bentuk balas dendam Pobia Sosial (social phobia), diantara cirinya adalah takut dilihat/diperhatikan orang, takut diajak bicara, takut berbicara di depan umum, cemas berlebihan sehingga berkeringat berlebihan (lebih lengkap, baca: Pobia Sosial, Salah Satu Gangguan Psikologis Paling Banyak Dialami). Putus Sekolah (dewasa: berhenti kerja) Bullycide, bunuh diri karena secara mental telah terganggu parah karena di-bully. Coba cari kisah tentang Amanda Todd di internet, kisah memprihatinkan seorang remaja Kanada target bullying yang akhirnya memutuskan…

Kenali apa Itu Bullying
Remaja / 10 October 2017

Kenali Apa Itu Bullying. Bullying mencakup sejumlah perlakuan kasar-kejam yang ditujukan pada seseorang atau kelompok tertentu secara berulang-ulang untuk menyakiti perasaan atau fisiknya. Bullying yang dilakukan oleh sebuah kelompok, biasa disebut mobbing. Bullying bisa terjadi dimana saja, di sekolah, di tempat kerja, di dunia maya (internet), dalam pergaulan antar tetangga, bahkan dalam keluarga. Bullying yang dilakukan di internet disebut Cyberbullying. Selengkapnya, baca » Apa dan Bagaimana Bentuk-Bentuk Cyberbullying?  Sejumlah perilaku yang termasuk bullying tergolong dalam 3 bentuk kekerasan, yaitu kekerasan fisik, verbal (ucapan) dan kekerasan emosional. Kenali perilaku-perilaku apa saja yang termasuk bullying, yang diantaranya seperti tersebut di bawah ini: Memberikan panggilan yang menghina/menyakitkan pada seseorang atau kelompok, misal: “Hey, anjing buduk!’ Perilaku mengancam dan mengintimidasi seperti jalan memepeti, mengacungkan senjata tajam ke arah seseorang. Bahkan pandangan mata pun bisa menyiratkan ancaman Terus menerus mengusik atau mengolok-olok dengan kata-kata kasar Mempermalukan seseorang di depan umum Menyebarkan fitnah atau gosip yang tidak sedap Mengacuhkan, meninggalkan, memperlakukan seseorang atau suatu kelompok seolah tidak ada (eksis) atau tidak penting Memukul, melempari, menyakiti atau menyerang secara fisik Mencuri atau merusak barang milik pribadi atau kelompok tertentu. Pelaku bullying seringkali menyakiti targetnya dengan mengucapkan hal-hal buruk yang berkaitan dengan berat badan atau fisik tubuh lainnya,…